Tuesday, August 24, 2010

Aku Pulang

Sebenarnya udah pulang ke Jakarta beberapa hari lalu, cuman.. baru sempat nulis hari ini. Bukan karena sombong, atau apa, cuman seminggu lalu habis berjuang dengan jet lag, dan sakit radang tenggorokan. Baru minggu ini aja udah sedikit lebih sadar, dan bisa ngapa-ngapain.. tapi eeeh...selasa depan udah mesti kembali ke realita kehidupan..

Hahahaha... hmm.. selama gue di Jakarta, ada beberapa hal yang berubah. Seperti, anjing gue mulai dapet, internet rumah mendodol, sehingga mengungsi di kantor nyokap, dan hal lain sebagainya. Gue? perubahan? yaaa menggendutlaaah!! menyesal abis-abisan pas kemaren liat banyak banget baju lucu di Zara.

Ngomong-ngomong, waktu itu pernah nonton Benjamin Button. Dan ada satu quote yang masih nyantel di otak gue sampe sekarang. "It's a funny thing about coming home. Looks the same, smells the same. You'll realize what's changed is you'. Arti quotenya sih: Ketika kita pulang ke rumah, sebenarnya tidak ada yang berubah, yang berubah itu kamu. Dulu, gue terpukau dengan quote itu, cuman sekarang, setelah gue mengalaminya sendiri, kok beda ya. Karena apa ya.. gue merasa bahwa baik lingkungan rumah gue, dan gue pun berkembang. Mulai dari gedung yang 2 bulan lalu belum ada, sekarang udah dalam masa pembangunan, sampai perubahan kecil di rumah gue.

Entah, apa karena masa itu, *setting waktu di Benjamin Button*, perubahan terjadi amat sangat lambat. Di mana, situasi di pedesaan tidak berkembang pesat seperti di daerah perkotaan. Mungkin juga, karena yaa.. gue lahir di masa globalisasi, di mana perubahan bisa saja terjadi setiap detik. Ya.. bagaimanapun, gue berharap pulang ke tanah air selalu menjadi sesuatu yang gue nanti-nantikan. Bukan menjadi sesuatu yang bikin males, atau apa lah karena berasa udah keenakan di SF. *apaa cobaa?? hahahaha

Monday, August 9, 2010

C.I.N.T.A

Cinta itu lucu, tidak terlihat,,
namun ketika ia menyakitimu...
tak pernah ada benda tajam di dunia ini yang bisa menyaingi perihnya

ketika kau merasakannya,
tidak ada satupun hal di dunia ini yang bisa menyaingi indahnya jatuh cinta

ketika ia membuatmu sanggup berbuat bodoh,
tidak ada satupun sains di dunia ini yang bisa menjelaskan alasan kamu melakukan hal itu

Intinya?

Cinta itu adalah anugerah yang paling indah dari Tuhan...
Walaupun ia menyakitimu dengan rasa yang paling perih di dunia ini,
walaupun ia mampu membuatmu melompati jurang paling dalam di dunia

Tapi ketika kamu jatuh cinta,
rasa itu tidak ada tandingannya.
tidak dengan semua hal bodoh itu, atau rasa perih yang kamu rasakan


Jadi?

Jatuh cinta lah mulai hari ini. :)

Love you.. always..

Saturday, July 24, 2010

Degradasi

Setelah membaca begitu banyak gosip Indonesia, yang begitu sarat dengan yang vulgar-vulgar, membuat gue menjadi bertanya-tanya: "Apakah masyarakat Indonesia sudah mengalami degradasi moral??"

Sejujurnya, gue kurang setuju dengan keputusan masyarakat untuk memenjarakan artis yang terlibat video porno baru-baru ini. Yah.. bukan berarti gue setuju dengan apa yang dilakukan artis tersebut. Karena,, menurut pendapat gue, masalah dia bikin video itu hak pribadinya dia, yang salah kan ketika itu menjadi konsumsi publik. Dan mungkin juga karena dia tokoh publik, jadi orang mulai kebakaran jenggot, mulai ribet dan segala macamnya. Coba dia tukang sayur main sama asisten rumah tangga, orang gak akan seheboh ini, dan gak ada pihak-pihak yang pengen si tukang sayur ini dipenjara. Tapi, sebenarnya gue sedikit mengerti dengan keputusan masyarakat. Walaupun, seharusnya yang dipenjara adalah yang menyebarkan (lagi-lagi menurut pendapat gue), tapi kenapa orang malah memenjarakan si artis ini? Gue rasa karena masyarakat belum bisa menemukan pelakunya, artis inilah yang menjadi kambing hitam atas degradasi moral masyarakat Indonesia. Mungkin sebenarnya, perlahan-lahan moral masyarakat Indonesia semakin memburuk, banyak orang yang sebenarnya menyadarinya, tapi karena kita begitu buta dengan nilai-nilai ideal yang sudah di sandang dari nenek moyang kita, kita mencoba membutakan diri dengan kenyataan bahwa sebenarnya kita sudah mengalami degradasi moral.

Contohnya? Syeikh yang menikahi anak umur 12 tahun, kenapa dia tidak di penjara? Kenapa artis yang hamil di luar nikah dianggap seperti seorang pahlawan? Kedua hal ini sebenarnya kurang lebih menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai mengalami degradasi moral. Coba itu jaman dulu, si artis mungkin benar-benar akan dikucilkan dari masyarakat. Sebut gue kolot, gak modern, atau apalah, tapi gue sadar bahwa kita memiliki nilai-nilai sendiri yang gak dimiliki negara lain. Jadi tolong dong, dijaga. Jangan karena negara lain menganggap hal itu biasa, lantas kita ikut-ikutan menganggap hal itu biasa. Apa sebenarnya yang membuat nilai-nilai masyarakat yang sudah lama kita sandang begitu apiknya menurun? Pengaruh globalisasi kah? Atau kurang cakapnya kita menyerap media?

Mungkin orang dengan mudah dapat menyalahkan media, tapi kan sebenarnya media itu mengambil dari masyarakat kemudian menunjukkan realitanya kepada masyarakat itu sendiri. Menurut gue, media itu berperan sebagai cermin, walaupun kadang-kadang suka berlebihan. Jadi, kalo kadang media saja sudah mulai mengalami penurunan, apakah sebenarnya moral masyarakat juga demikian??

Friday, July 16, 2010

Kelambu

Kuselimuti diriku rapat-rapat dalam sebuah kelambu
Di dalamnya, aku dapat bergumul dengan mimpiku
Di sanalah, tempat angan-anganku, dan keluh kesahku bertemu
Aku sadar bahwa di dalam kelambu itu,
Aku adalah aku, bukan kamu, bukan juga mereka

Tapi, kapankah aku punya keberanian untuk membukanya lebar-lebar??


Tuesday, July 13, 2010

Mantan

Gue barusan aja selesai baca blog salah satu temen gue, dan ada satu statement yang sebenernya gue gak setuju banget. Dia bilang bahwa kalo orang abis putus itu, biasa dia akan inget-inget hal-hal yang jelek-jelek soal mantannya. Gue berpikiran yang sebaliknya. Bahwa orang yang abis putus itu malah inget hal-hal yang indah-indah soal mantannya. Dan itu lah yang menyebabkan putus cinta itu sakit.

Iya kan? Karena kita telah terbiasa dengan adanya seseorang di samping kita, dan begitu kata "putus" terlontar dari salah satu pihak, kita kehilangan semuanya. Sama seperti dengan kematian. Kenapa kematian itu sedih? karena ketika orang itu tiada, kita cenderung mengingat hal-hal yang bahagia bersama dia. Padahal, cara orang mati itu tidak pernah ada yang dramatis. Entah karena sakit, ataupun kecelakaan, kematian selalu membawa kesedihan..

Begitu pula dengan putus cinta. Ada begitu macam cara orang memutuskan suatu hubungan, mulai dari telepon, sms, atau mungkin Facebook. Gak ada yang dramatis kan? Tapi kenapa orang selalu sedih? Yaa... karena kita telah kehilangan orang yang sangat kita sayangi itu, dan lucunya kita selalu mengenang saat-saat indah bersama orang itu, gak peduli seberapa brengseknya orang itu. Kalo misalnya bener kata temen gue itu, kalo kita putus sama orang kita malah inget yang jeleknya, seharusnya kita gak sedih dong.. Seharusnya kita malah nyantai-nyantai aja, bersyukur malah,, karena udah gak perlu lagi kesiksa sama orang itu.

Tapi.. itulah manusia ya. Terkadang kita suka membuat drama kita sendiri.. Siapa bilang sinetron cuman ada di televisi? ;p

Saturday, July 10, 2010

(Tolong)

Di situ aku..
Terpuruk di pojok sendiri,
Dengan luka yang masih memerah...

Seseseorang datang menghampiriku,
Mengulurkan tangannya, dan tersenyum
Tapi,
Aku menepis uluran tangan itu
dan di situ aku,
tetap meringkuk, dengan mulut meringis menahan sakit

Apa yang ku tunggu?
Apa yang ku cari?
Salahkah aku?

Wednesday, June 23, 2010

Aku -------- Kamu

Ketika jarak, dan waktu memisahkan kita dari orang yang kita sayang,
Satu hal yang harus kita lakukan:
Menunggu,

Tapi,
Jika,nanti kita sadari
satu-satunya hal yang harus kita lakukan itu
sia-sia,
Apa, menunggu masih menjadi jawaban yang tepat?